Blast From the Underground: Beberapa Rilisan Hardcore/Punk/Metal Lokal Favorit Akhir November 2025
Waffle, Maio, Horrified, Karmax, Blind Pig sampai Morbid Monke jadi pilihan yang layak buat kamu simak rilisan
Morbid Monke: Terinfluence Tak Perlu Jadi Copycat!
Berbagi obrolan dengan unit art-punk, post-punk.. (persetan terminologi) layak pantau dari Bali bernama Morbid Monke yang brengseknya
Selinap Backstage: Todong Perekam dan Mengocehlah Evan Seinfeld (Final Part)
Evan Seinfeld bicara tentang PMA, sejarah Biohazard, sampai reuninya yang lontarkan album baru bernada politis, Divided We
Selinap Backstage: Todong Perekam dan Mengocehlah Evan Seinfeld (Part 2)
Evan Seinfeld bicara tentang PMA, sejarah Biohazard, sampai reuninya yang lontarkan album baru bernada politis, Divided We
Selinap Backstage: Todong Perekam dan Mengocehlah Evan Seinfeld (Part1)
Evan Seinfeld bicara tentang PMA, sejarah Biohazard, sampai reuninya yang lontarkan album baru bernada politis, Divided We
50 Pertanyaan buat 50 Lagu di Album Baru Water Heater
Menguliti album terbaru Water Heater, Weaponless Attack, High Explosive Anti-Tank (WAHEAT) lewat 50 pertanyaan yang nggak serius-serius
Opium as a State of Mind
Lebih dalam menilik style Opium lewat eksistensi Playboi Carti dan Poris–gaya gelap yang jadi bahasa baru ‘coolness’
TRACK TALK: Sunlotus – Behind Closed Doors (Lawless Records, 2025)
Persetan pengantar, magisnya album ini membuat kami tak ingin banyak basa-basi dan langsung menyelami trek ke trek.
CONSUMED BY THE PAST: Blood From The Soul di Rentang Eksperimen Industrial-Metal ’90-an
Mengingat urgensi kemunculan Blood From The Soul di kancah industrial metal era ’90-an lewat album berusia 27
TRACK TALK: VT-00 – Kontra (Strange Weather, 2025)
VT-00 lewat “Kontra” menegaskan musik elektronik adalah lambang protes, dan tiga trek di dalamnya ibarat perlawanan yang
When Weeaboo Meets Hardcore: Letupan Energi Geeky dari Midnight Meowth
Menengok unit hardcore yang secara terang-terangan bawa budaya pop Jepang sebagai image-nya. Menjadi weeaboo tak selalu berakhir
Tiga Puluh Tahun Burgerkill: Begundal Hardcore Ugal-ugalan Anjing Edan Tanpa Akhir
Perjalanan Burgerkill adalah perjalanan hidup itu sendiri; luka, tawa, kehilangan dan resistensi. Tiga puluh tahun bukan hanya
Suka Hardcore/Metal? Cek Beberapa Rilisan Lokal Wajib Simak Berikut!
Merangkum rilisan hardcore/metal wajib pantau periode September-Oktober 2025. Kami seakan menemukan kembali jalan menuju ’90/2000-an awal–di mana
TRACK TALK: ASHN – Waves In Two (Outtasight Records, 2025)
Fokus menjadi muram, Waves In Two malah lupa bagaimana caranya untuk menjadi album impresif. Satu lagi replika
TRACK TALK: Pelteras – Krisan (self-released, 2025)
Di sekuntum mungil Krisan, Pelteras tumbuh lebih personal, dominan menghasilkan kegetiran, namun tetap setia pada gelap yang
Home-listening Plaza: Musik Sebagai Ruang Sunyi di Tengah Riuh Kota
Bincang-bincang singkat bareng Arick Ahong soal rilisan Home-listening Plaza, sebuah kompilasi musik yang menangkap sunyi, riuh dan
TRACK TALK: Coldskin – Fragments of Failure (Disaster Records, 2025)
Meninjau album debut metal/hardcore lokal menjanjikan dengan lanskap lapangan hijau. Bila rentetan musik dapat diibaratkan sebagai pertandingan
TRACK TALK: Love as Punishment – Play the Hits (Loide Records, 2025)
“Glory-coloured funk” dari Medan: Love as Punishment reimajinasikan Rub of Rub, Subsonic Eye, Texpack, hingga Ministry Of
TRACK TALK: Jason Ranti & Dongker – I Don’t Know and I Dongker (Greedy Dust, 2025)
Dominan Dongker atau Jason Ranti? Peduli setan. Masih tak cukup impresif, meski isinya masih ada butiran yang
TRACK TALK: Rrag – Langit (Kolibri Rekords, 2025)
Di balik judulnya yang luas dan universal, Langit justru berbicara intim, menyuguhkan ruang aman menghadapi kehilangan sekaligus
TRACK TALK: Nara – Sentimentale (Krazy Brazy, 2025)
Tanda rebranding Nara dari gaya drill yang keras menuju pendekatan pop yang lebih santai, tanpa kehilangan ketajaman
TRACK TALK: KUNTARI – Mutu Beton (99CHANTS, 2025)
KUNTARI kembali mengasah–atau mungkin lebih cocok meledakan–evolusi sonik, namun tanpa menyertakan teknologi, melainkan interaksi antar manusia, binatang
Saat Musik Menolak Dibungkam, Menggaungkan Sikap adalah Bagian dari Pertunjukan
Menyomot sejumput esensi musik dari musisi global nan emerging seperti Kneecap atau Bob Vylan yang terang-terangan menentang
TRACK TALK: Mass – 49 – No Longer Human (Husted Records, 2025)
Tiga sekawan menikmati–atau lebih tepatnya berendam di kolam darah–EP No Longer Human dari Mass – 49 dan berakhir jadi
TRACK TALK: Xandega – IN-FLUX (Swanky Express, 2025)
IN-FLUX, suguhan perjalanan elektronik yang personal, memadukan tekstur hangat dan emosi mentah dalam eksplorasi mendalam tentang ketidakpastian
Dari Warung Melawan ke Warzone: Italian Bed, Hardcore Punk Aspal dan Trotoar
Kiblat DIY band terkini yang berhasil menjelajah Jawa hingga Asia Tenggara meski baru seumur jagung, inilah Italian
Arian 13: “Kalau Nggak Ada Slayer, Dunia Kayaknya Bakal Lebih Ngebosenin”
6 Juni mungkin sudah lalu, namun belum waktunya untuk berhenti mengkultuskan Slayer. Berikut chit-chat singkat bersama Arian
Perangai Corak Death Metal Purba Gedor Pintu dan Manifesto Feral Wound
Menghirup busuk nan mematikannya nafas death metal purba yang bersemayam dalam Feral Wound, pendatang yang lebih dari
Bukan Musiknya yang Lesu, Tapi Saya (Kita) yang Terlalu Lelah
Musik nggak pernah kekurangan rilisan. Ia semakin berharmoni sana-sini. Tapi, justru kepala kita sudah terlalu penuh. Kadang,
Riff Abadi Dalam Jiwa yang Tentram
Sebuah obituari Ricky Siahaan (1976–2025) Gibson SG di tangan, kaos band lengan panjang, dan topi yang setia
Interview The High Temples Jelang EP Barunya, “Then What”
Menggali lebih dulu EP perdana dari The High Temples, “Then What” yang didapuk akan keluar Mei mendatang.
TRACK TALK: Dead Vertical – Megadaya (Album, 2025)
Dari grindcore brutal ke heavy rock, Megadaya terdengar tak lebih seperti mesin tua kehabisan oli. Perubahan gaya
Koil: “Kami bikin yang kami suka. Mau relevan atau nggak, biarin aja!”
Kuintet industrial/goth-rock legendaris asal Bandung, bodo amat dengan relevansi atau tetek bengek yang tengah marak. Justru kian
Biarkan Banyak Pasang Mata Menoleh SUB
Mari intip profil singkat grup yang patut menjadi radar dan besar di masa mendatang, khususnya kalian penyuka
TRACK TALK: softtrauma – Sorry, I Made a Mixtake (EP, 2025)
Debut hambar dari softtrauma yang menonjolkan krisis identitas Delpi–baik sebagai individu maupun solois. Menjelang akhir 2024, kabar
Panggung, Adrenalin, dan Batas yang (Kadang) Kabur
Bebas bukan berarti tanpa batas. Energi liar bukan alasan untuk andalkan fisik semata. Kalau panggung adalah ruang
Spotify, Royalti dan Polemik
Menelisik singkat; kemudahan, kontroversi dan alternatifnya. Hari ini mendengarkan musik sudah banyak opsi dan medium. Apalagi berbicara
Avhath dan KUNTARI dalam Ephemeral Passage: Spirit Melibas Batas dan Spontanitas
Menggali lebih lanjut kelindan antara Avhath dan KUNTARI yang akhir tahun lalu membuahkan Ephemeral Passage, bentuk keselarasa
The Current Dynamics of Hip-hop in Indonesia
Menilik dinamika hiphop lokal lewat kacamata tiga musisi emerging: Dzulfahmi (Defbloc), Quest* (Preachja) dan Nara (Krazy Brazy).
TRACK TALK: Xin Lie – Xin Lie (Album, 2024)
Ini bukan musik, ini ritual voodoo Jawa Barat yang dilempar ke rave bawah tanah. Ini bukan album,