X

Suka Hardcore/Metal? Cek Beberapa Rilisan Lokal Wajib Simak Berikut!

by webadmin / 11 months ago / 882 Views / 0 Comments /

Merangkum rilisan hardcore/metal wajib pantau periode September-Oktober 2025. 


Kami seakan menemukan kembali jalan menuju ’90/2000-an awal–di mana hardcore metal tumbuh subur. Di luar scene global yang memang sedang banyak meromantisasi estetika era tersebut, kancah lokal juga tak mau kalah, terus melahirkan rilisan-rilisan menarik wajib pantau baik di kancah hardcore, metal dan di antaranya.

Dari sekian banyak nama-nama yang sudah malang-melintang dan muncul di permukaan scene hardcore, kami mencoba menilik lebih dalam sampai akhirnya merangkum beberapa rilisan potensial yang agaknya wajib buat dapat sorotan para penyuka metal/hardcore, beberapanya dari darah muda yang belum banyak terdeteksi, beberapa lagi adalah peringatan akan talenta dan rilisan menjanjikan di masa depan. 

Berikut daftarnya. By the way buat cek rilisannya, kamu bisa langsung klik judul yang tertera!

Theatre of Pain – Game of Shame (EP)

Semenjak kemunculan band-band macam Hardik, Strawberry Pills dan lain-lain, Tasikmalaya semakin meneguhkan pijakan kakinya sebagai salah satu produsen hardcore yang layak buat disimak, dan kali ini adalah darah muda patut intai. Theatre of Pain, unit muda dengan gairah lama, memainkan logam maut melodikal At The Gates dengan agresi Hatebreed. Mereka juga baru merilis debut EP bertajuk Game of Shame, menyuguhkan lima materi–termasuk gubahan ulang dua demo terawal mereka. Rilisan ini jadi gabungan ketika sound yang terdengar ‘jahat’ secara bersamaan juga menggugah, jadi pantikan yang kuat buat melihat kiprah mereka di masa depan. 

Newgrown – “Closure” (Maxi-single)

Sebelumnya, mereka memainkan hardcore new school yang penuh intuisi modern, namun di maxi-single terbarunya mereka seakan ingin ubah haluan dengan menengok kembali ke belakang–menuju sesuatu yang lebih klasik. “Closure” pun mereka kenalkan sebagai transisi yang paripurna. Dua buah nomor–satu intro, satu inti–tanpa kompromi, mereka langsung menghajar durasi dengan dentuman hardcore agresif, berat, juga energik. Tak begitu banyak selipan melodi, mereka fokus membangun intensitas lewat trek singkat kisaran dua menit tersebut. 

Rage of Despair – “Life Is War/No Solitude” (Maxi-single)

Unit yang disusun dari pecahan Feel The Burn, Stand Clear dan lainnya, Rage of Despair baru-baru ini kenalkan maxi-single terbarunya, “Life Is War/No Solitude”. Seperti biasanya, nomornya solid tanpa mesti banyak basa-basi. Berat namun tak sampai jatuh ke lubang metallic. Dari breakdown sampai blastbeat jadi pancingan adrenalin yang seru, membuat kedua nomor ini minim celah.  

Bone Sight – Become Hate (album)

Delapan trek yang jadi peringatan mengapa Bone Sight dari Padang jadi nama yang tak boleh dilewatkan, Become Hate adalah bagaimana unit asal Padang ini menggilas aspal dengan hardcore metallic, beatdown attitude juga sedikit bumbu crossover. Intens dari intro sampai akhir, mereka benar-benar menyodorkan nuansa yang gelap dan tidak menyenangkan sepanjang durasi. Namun yang cukup mengejutkan, di tengah album mereka menyelipkan trek instrumental lapang yang earcatchy bertajuk “KUSUIK”, jadi ajakan rehat dari dentuman yang sudah dan akan ditempuh. 

Your True Enemy -Cruises of Life (EP) 

Kamu pasti bisa langsung membayangkan ketika: snare kering, sound gitar metal purba yang melodis, serta lolongan vokal demonic diolah jadi sebuah rilisan bersampul iblis dan nuansa neraka? Tentu bakal jadi rilisan super jahat bin gawat. Ya, ini lah Cruises of Life, EP terbaru dari Your True Enemy, unit asal Lubuklinggau, Sumatera Selatan yang mencoba bermain lebih purba lagi dari di tengah animo pasang akan metalcore 2000-an hari ini.

EP-nya mencantumkan empat nomor dengan rata-rata durasi 2 menit. Sekilas mungkin singkat, namun ketika dikhidmati, waktu seakan berjalan lebih lambat, intensitas tanpa celah membuat detik terasa seperti menit. Rilisan ini kejam, seolah neraka yang tak membiarkan penghuninya lolos dari satu percik api sekalipun.

Twisted Games – Maxi Single 2025 

Twisted Games adalah ketika wajah-wajah familiar buat scene hardcore mengendarai unit musik yang bergerak secara senyap, namun selalu menyiapkan rilisan eksplosif. Sejak debut mereka di tahun 2022, kuintet yang diisi personel Final Attack, ZIP, Stomp Brigade, etc. akhirnya memperbaharui katalog musiknya lagi lewat maxi-single berisikan tiga lagu, “Twisted Games”, “Dead Chant”, dan “World Scars”. Barang tentu ketiganya sarat breakdown, riff-riff menggugah, hingga agresi tanpa kompromi. Maxi-single ini membuktikan kalau mereka tak pernah tampil dengan energi setengah-setengah. 

War And Violence (WAV) – The Mental Terror Inflected (EP)

Komplotan hardcore punk dengan wujud iblis–bermain super mentah, riff-riff jahat, serta nuansa suram yang menyelimuti. Hadir dari Bekasi, namun yang mereka bawa adalah materi dari neraka. Suaranya bak siksaan yang kejam. Mereka tak menunjukan mimik gimmick seram-seraman di sini—murni suara bengis yang muncul dari batin terdalam, kemarahan tak terbendung, atau keputusasaan yang berkarat. Semuanya dimuntahkan dalam enam trek destruktif tanpa ampun, intens mengusik telinga dari detik awal hingga titik darah penghabisan. 

NKO – Murder Style Only (EP)

The Never Knocked Out boys will absolutely knock you out! Rilisan super galak dari unit Yogyakarta ini hanya memuat lima trek, namun itu semua sudah cukup buat menarik paksa adrenalin kamu keluar. Selain nomor rehat “Return to Anger” di tengah-tengah EP, keseluruhan isinya padat, tanpa kompromi dan tak kenal ampun. Total beatdown

Chestier Belt – Reforge to be Stronger (Album)

Mungkin di album ini tak banyak kebaruan yang disuguhkan Chestier Belt, namun unit asal Bali ini menunjukan kalau Reforge to be Stronger punya muatan materi jauh dari kata main-main. 9 nomor mereka pamerkan dengan formula tough guy yang lebih dari sekedar citra, namun tatanan suara yang padat, berani, dan nonjok, groovy juga metallic di beberapa titik. 

Unfeared – Paranoia (album) 

Unit yang diisi oleh wajah-wajah familiar buat scene Jember lewat band-band terdahulunya, namun ketika mereka berada di bawah payung baru, maka antusias baru pun ikut terbentuk. Unfeared lewat Paranioa hadirkan materi hardcore setengah metal, membungkus narasi penuh kemuakan jadi melodi yang memikat, alur yang agresif, dan suara yang berat. Buat unit baru, tentunya rilisan ini menjanjikan sekaligus meneguhkan Unfeared jadi nama yang tak bisa dipandang sebelah mata. 

Teks Ilham Fadhilah