X

Track Talk: Sunbath – Through It All (2022)

by Prabu Pramayougha / 1 year ago / 664 Views / 1 Comments /

Single terbaru dari Sunbath yang bertempo sedang dan dihiasi maraknya dentingan piano yang kami rasa, ummmmmmmmmmmm, baiklah.


Pernah enggak kamu merasakan suatu kali ketika memakan santapan favoritmu dan tiba-tiba ada rasanya yang sedikit berubah dari ekspektasimu akan cita rasa makanan itu? Entah ada bumbu yang terlalu kurang kentara atau bahkan bisa jadi ada bumbu yang jumputannya terlalu banyak. Itu mungkin analogi yang konyol dan absurd, tapi kurang lebih itu yang saya rasakan ketika mendengarkan beberapa kali single terbaru dari unit rock alternatif asal Bandung, Sunbath. Lagu yang diberi tajuk Through It All itu baru saja dirilis secara digital di beberapa layanan pemutar musik digital sejak hari ini.

Ketika mendengarkannya untuk pertama kali, memang tidak sulit untuk saya mengikuti alur musik dan harmonisasi yang disuguhkan oleh Sunbath di dalam lagu tersebut. Easy listening. Gubahan vokal yang dipadukan dengan permainan musik bertempo sedang memang sebuah perpaduan yang tepat untuk memenangkan hati saya si penggemar musik pop seruntulan. Semua terasa syahdu sampai akhirnya ada satu bagian dari lagunya yang membuat saya tertegun sebentar: ternyata ada bagian solo keyboard yang dipadukan dengan vokal utama. Waduw. Saya dengarkan beberapa kali lagi lagu itu guna meyakinkan perasaan saya terhadap lagu itu. Dan sialnya, masih waduw.

Bagi saya personal, entah kenapa bagian lagu tersebut seakan lumayan mempengaruhi nuansa musiknya secara keseluruhan. Entahlah. Mungkin beberapa pendengar Sunbath lainnya akan menyukai eksplorasi dan dinamika musik macam itu. Tapi bagi saya, sepertinya itu terlalu megah dan malah mengurangi kesederhanaan musik pop (atau rock?) alternatif yang menjadi identitas musikal Sunbath – setidaknya itu pengkategorian dari selera saya sendiri yang sudah mendengarkan single dari Sunbath yang konon diproyeksikan sebagai rangkaian menuju album penuh mereka kelak.

Here’s a fact about one of my pet peeves in music: sebetulnya saya tidak terlalu cocok dengan beberapa musik pop atau rock berbasis gitar yang dipadukan dengan dentingan keyboard yang autentik – bukan dalam bentuk synth, saw atau macam church organ, tapi suara keyboard sungguhan. Ambil contoh seperti Something Corporate dan Liquido. Dua band itu adalah contoh band yang saya harus coba dengarkan beberapa kali untuk bisa memahami musiknya. Beda cerita dengan band macam Ben Folds Five yang memang menggunakan dentingan keyboard sebagai salah satu pengisi melodi utamanya. Sorry for a bit geeking out but hope you understand what I mean.

Dan ternyata setelah mendengarkan Through It All beberapa kali, ternyata lagu itu masuk ke kategori pet peeves saya tersebut. Tapi di sisi lain, saya paham betul akan upaya Sunbath untuk menggarap sebuah lagu yang lebih dinamis dan lebih luas jangkauan eksplorasinya. Tentu itu adalah salah satu tabiat grup musik yang bersifat universal: ingin selalu membuat hal yang berbeda di setiap karyanya dan mungkin Sunbath adalah satu dari sekian banyak band yang memiliki tabiat itu – which is a good thing actually. Tapi mungkin karena ulasan ini datang dari saya si kuping usang nan seruntulan, saya masih belum bisa memahami dinamika struktur musik dan isian keyboard yang terlalu berdenting di lagu itu. Just my two cents.

Overall, di samping isian keyboard itu, saya masih bisa menikmati Through It All sebagai salah satu tembang semi-balada Sunbath tersebut. Mari kita lihat kejutan apa lagi yang Sunbath akan tetaskan ke depannya.

Dengarkan Through It All di sini:

Tagged

#sunbath #track talk #review #bandung #music

Leave a Reply

  • Sunbath January 6, 2023 at 2:08 pm

    Terimakasih consumed magazine, sehat selalu semuanya 🙏😘🙏