X

7 Band Asal B-Area yang Siap Menginvasi Playlistmu

by Sendhi Anshari Rasyid / 1 year ago / 1435 Views / 0 Comments /

Dalam beberapa tahun terakhir, kancah musik bawah tanah dari daerah Jawa Timur cukup menjadi perhatian. Beruntungnya bukan karena hal yang negatif, melainkan banyaknya band-band ciamik yang semakin banyak bermunculan. Sejauh ini, Surabaya dan Malang merupakan dua daerah yang cukup dikenal sebagai penghasil band tersebut.

Namun sebenarnya, ada beberapa daerah lain di kawasan sekitarnya yang juga wajib untuk mendapat sorotan dan perhatian lebih. Salah satunya adalah Batu, atau kini dikenal dengan sebutan B-Area. Menurut saya, pelabelan nama tersebut semacam statement dan pengukuhan identitas bahwa Batu pun memiliki pergerakan musik bawah tanah yang hidup dan aktif. Tidak jauh berbeda dengan kota tetangganya.

Pada kesempatan kali ini, saya mencoba merangkum beberapa band asal B-Area yang siap menginvasi playlist harian kamu. Lumayan kan, bisa mengurangi effort buat kamu yang anaknya tuh memang nggak terlalu doyan ngulik sendiri. Hee. Cek satu-satu yaa, jangan sampai ada yang lolos!


Enamore

Menjadi bagian dari Haum Entertainment, sebuah record label yang telah dikenal sebagai rumah dari band-band alternative-rock/emotive yang jempolan, tentunya kualitas Enamore nggak perlu diragukan lagi.

Nuansa melankolis penuh amarah yang biasa ditawarkan oleh band-band seperti Citizen, Basement, hingga Movements bisa kamu rasakan melalui materi dari kuintet tersebut. Melalui narasi pada liriknya, siap membuatmu kembali mengingat dan merasakan kembali momen-penuh kesedihan bersama si dia.

Ravage

Sebuah nama yang baru saya temukan ketika melakukan research untuk tulisan ini. Walaupun begitu, ternyata Ravage telah terbentuk sejak tahun 2015 silam. Duh, ke mana aja saya selama ini sampai baru tau soal eksistensi band ini. Nggak butuh waktu lama bagi saya untuk menyukai materi yang mereka suguhkan.

Kalau kamu membutuhkan musik pengantar untuk melakukan work out singkat di pagi hari, maka lelagu Ravage adalah pilihan yang tepat mengisi playlist olah ragamu. Ketukan cepat nan padat, riff-riff gitar agresif, teriakan saling bersahutan yang terdengar di sepanjang lagu seketika akan membakar semangatmu untuk mengawali hari.

Chapter 94

Memproklamirkan diri sebagai “B-Area Noise Generator”, nyatanya Chapter 94 nggak asal-asalan ketika melakukan klaim tersebut. Kamu akan disuguhkan suara bising dari berbagai bebunyian yang dihasilkan oleh efek noise dan fuzz. Hal tersebut kemudian dilengkapi oleh nuansa angsty yang terdengar melalui teriakan penuh kegelisahan dari sang vokalis.

Hasilnya adalah sebuah perkawinan silang antara musik grunge dan noise-rock yang siap memekakkan telingamu. Jangan lupa bawa earplug kalau kamu mau nonton Chapter 94 secara langsung. Jaga-jaga aja ini mah.

Devil Despize

Devil Despize merupakan salah satu band yang sejak kemunculannya langsung ramai diperbincangkan. Terlebih ketika mereka menjalani tur ‘Agony Bloom Us Tour’ bersama GREY. dalam rangka mempromosikan rilisan masing-masing. Tur tersebut sukses membuat nama Devil Despize semakin dikenal di kalangan penikmat musik keras bawah tanah.

Memainkan musik crossover hasil perpaduan antara old-school trash metal dan hardcore membuat Devil Despize siap mengacak-ngacak area mosh pit. Kapanpun dan dimanapun mereka bermain. Hingga saat ini mereka baru memiliki sebuah EP berjudul ‘Agony’ yang dirilis pada 2021 silam.

GREY.

Setali tiga uang dengan kota saudaranya, B-Area juga ternyata merupakan penghasil band emotive yang patut diwaspadai. Selain Enamore, GREY. adalah nama lain yang harus kamu awasi pergerakannya. Terlebih bagi para penikmat lelagu bernuansa kesedihan yang bikin kamu “unmood” seharian. Ka mana atuh “unmood”~

Secara musik, GREY. membawakan formula musik emotive yang nggak jauh berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Enamore. Jadi, kalau kamu menyukai salah satunya, saya rasa akan secara otomatis juga menyukai keduanya.

Limbo.

Di antara nama-nama lain yang ada di daftar ini, Limbo. merupakan nama yang sedang ramai diperbincangkan belakangan ini. Karena pada Oktober lalu mereka baru saja memperkenalkan amunisi teranyarnya dalam bentuk rilisan EP berjudul ‘Cruelty’. Bersama dengan rilisan Greedy Dust lainnya, musik yang dibawakan oleh Limbo. siap menjadi pilihan cocok melatih gerakan two-step-mu di rumah.

Momen mendengarkan salah satu single-nya, yaitu ‘Big Kings’ merupakan pengalaman menarik bagi saya. Karena pada lagu tersebut terdapat sesuatu yang mengagetkan. Setelah sepanjang lagu dihantam oleh musik hardcore, pada paruh terakhirnya tiba-tiba berubah menjadi deathcore. Lengkap dengan perubahan tempo, breakdown, dan scream pig squeal. Menarik.

Interadd

Interadd merupakan salah satu nama yang cukup sering saya temukan pada flyer gigs bawah tanah di area Jawa Timur. Walaupun begitu, saya belum pernah benar-benar mendengarkan musik yang mereka suguhkan. Maafin.

Membawakan d-beat crust punk ala Discharge, From Ashes Rises, hingga His Hero Is Gone, kehadiran mereka bisa menghangatkan dinginnya kota Batu. Terutama melalui energi yang mereka berikan ketika bersenang-senang di atas panggung.

Tagged

#jawa timur #music #listicle #band

Leave a Reply