X

TRACK TALK: Nut – ‘Forced to Obey/You Coward’ (Maxi Single, 2023)

by Prabu Pramayougha / 1 year ago / 406 Views / 0 Comments /

What else can we say? Nut brings the already well-known good old fashioned hardcore and that’s okay. 

Maafkan kalau saya kerap kali memulai tulisan soal band/rilisan hardcore baru dengan frase macam ini: ‘lagi-lagi hardcore’ atau ‘hardcore lagi, hardcore lagi’. Toh memang itu yang nyatanya terjadi. Bukan berbentuk satir atau pun sarkas. Karena memang pada kenyataannya ceruk musik tersebut sedang benar-benar di atas angin hari ini. Sepertinya setiap pekan selalu muncul rilisan atau band baru dari ranah musik itu. Salah satunya adalah kemunculan unit hardcore bernama Nut asal Bandung ini. Mereka baru saja merilis sebuah maxi single digital bertajuk Forced to Obey/You Coward pekan lalu via Bandcamp dan juga di beberapa layanan DSP.

Dari segi musik, sebetulnya tak ada pembaharuan yang disuguhkan. Baik dari segi akor musik mau pun struktur lagunya. Dari segi lirik pun sebetulnya masih menggunakan topik basis ala hardcore pada umumnya: kemuakan akan sesuatu di dalam kehidupan sehari-hari. It’s old-fashioned hardcore music, what else can I say? Tentunya itu bukanlah hal yang buruk mengingat memang musik macam itu masih menggunakan formula yang kerap kali sama dari masa ke masa – karena kalau belum rusak atau terdengar terlalu usang, tak pula perlu ditinggalkan. That’s actually something good about hardcore punk and some other genres around it.

Yang menarik bagi saya adalah bagaimana mereka mencantumkan tanda ‘powerviolence’ sebagai identitas musik mereka di halaman Bandcamp-nya. Sekali lagi, mungkin pemahaman saya yang terlalu kolot, tapi saya tidak merasakan elemen PV di musik mereka. Dari segi agresi, rasanya tempo super-cepat ala powerviolence yang saya ingat di nalar saya pun tak tersampaikan di maxi single ini. Dari garapan tata suara pun rasanya tak ada nuansa mentah yang tersirat ala musik-musik PV. Mungkin ada aspek penggunaan sampling di intro dan outro pada lagu “You Coward” yang mengingatkan saya akan aspek artistik dari band-band PV yang kerap menggunakan metode tersebut di beberapa rilisannya sebagai sequencer dari satu lagu ke lagu yang lainnya.

Overall, sebagai sebuah rilisan hardcore, Nut tentu paham akan perspektif artistik dan tata suara yang mereka ingin suguhkan lewat maxi single ini. They do it with right. Tapi tentu dengan rilisnya maxi single ini, antisipasi akan kiprah dan karya mereka pun mulai muncul di benak saya. Ketika mereka merilis karya terbaru dan mulai bermain live, saya tak akan berpikir dua kali untuk merasakan keduanya demi menuntaskan rasa penasaran saya.


Dengarkan maxi single dari Nut di sini:

Tagged

#review #bandung #track talk #hardcore #nut

Leave a Reply