X

TRACK TALK: Loutspell – Pissed Off (Digital single, 2023)

by Prabu Pramayougha / 12 months ago / 264 Views / 0 Comments /

Sesuai judul lagunya, single teranyar dari Loutspell ini memaparkan sebuah luapan amarah tak bertuan di dalam kepala.


Sebetulnya selalu sulit untuk mencoba ‘mengulas’ sebuah rilisan musik dari ceruk hardcore punk. Karena formula yang diusung kerap kali memang sudah terpatri sejak bertahun-tahun lamanya oleh ratusan bahkan ribuan band di luar sana yang sama-sama membawakan musik serupa. Meski seperti itu, saya selalu tertarik bagaimana sebuah band hardcore mencoba untuk menyempurnakan formula musik yang sudah ada tersebut dan memberikan setidaknya secercah pembaharuan di dalam karyanya –  baik dari segi artistik visual, narasi lirik atau pun konteks latar cerita lagu yang mereka berikan di siaran pers yang mereka berikan.

Ketika sebuah surat elektronik dari band hardcore asal Bandung bernama Loutspell masuk ke alamat surel kami, saya pun lumayan tertarik untuk mengulasnya dengan landasan pemikiran yang saya paparkan di atas tadi. Mereka mengabari kami akan single terbaru mereka yang bertajuk “Pissed Off sudah resmi dirilis. Nice!

Hal pertama yang menarik bagi saya sebelum mendengarkan lagu terbaru dari band yang dipunggawai oleh Keniro (Vocal), Jurais (Guitar), Willy (Bass) dan Aggi (Drum) tersebut malahan bukan lagunya – tapi bagaimana cara mereka menyuguhkan siaran pers mereka. Teks perihal credits, lirik sampai detail siaran persnya terbagi di beberapa dokumen teks terpisah. Meski tak ada yang salah dengan hal itu, tapi seharusnya guna mempermudah kami para buruh teks di dunia pekerjaan kreatif yang kejam ini, detail-detail tersebut bisa saja digabung dalam satu dokumen teks yang utuh. Ah maaf malah curhat yang terkesan manja. Tapi setidaknya saya hanya mengutarakan kejujuran saja. Like it or not.

Oke mari membahas lagunya. Sebetulnya tidak ada pembaharuan signifikan dari segi format dan struktur musik yang tersirat di “Pissed Off”. Sesuai dengan tajuk lagunya, lirik lagunya pun berkutat di narasi personal akan gejolak amarah tak bertuan di dalam kepala seseorang (setidaknya itu yang saya baca lewat cantuman di siaran pers mereka). Entahlah, memang tak ada yang salah dengan gubahan narasi lirik macam ini di ceruk musik punk rock, hardcore punk dan selingkupnya.

Tapi rasanya akan lebih menarik ketika band-band macam ini bisa membuat narasi yang lebih komprehensif plus spesifik akan apa yang mereka utarakan di raungan vokalnya. Face it, we already have too many angry songs. Maybe it’s time to give a huge underline on who or what the hatred is aimed to. Tapi toh mungkin impresi saya ini hanya saya saja yang merasakan. Mungkin bagi pendengar lain bisa saja tetap relevan dan mewakili perasaan mereka. It’s all good.

Anyway, lagu ini tetap akan terasa cocok untuk mengobrak-abrik lantai dansa ketika dimainkan secara langsung. Great fast part, breakdowns, aggressive vocals. Formula klasik untuk sebuah band hardcore macam ini. Keep your eye on their new album later this year.

Dengarkan “Pissed Off” dari Loutspell di sini:

 

Tagged

#loutspell #bandung #hardcore #track talk

Leave a Reply